Gili Labak Madura - Eksotisme Terpendam Pulau Garam

Gili Labak Madura. Membayangkan Madura pasti yang tersimpan di benak kita adalah pulau yang gersang, panas dan dihubungkan oleh jembatan suramadu. Namun ada secuil surga di Madura, yang keindahannya tidak bisa hanya dituliskan dalam kata-kata. Itulah Gili Labak, sebuah pulau kecil di Madura yang memiliki pesona daratan dan bawah laut yang indah.
Gili Labak

Gili Labak adalah salah satu wisata yang sangat menarik di Madura yang menjadi tujuan wisatawan. Pulau dengan luas sekitar 5 Ha ini masih alami dan terjaga kebersihannya. Meski kecil dan bisa ditelusuri kurang dari satu jam, akan menjadikan Gili Labak serasa di pulau pribadi. Pasir putih yang bersih dan air laut yang bening kebiruan menjadi daya tarik Gili Labak. Laut yang tenang dan landai akan membuat suasana sangat nyaman untuk menghabiskan waktu berlama-lama di pulau ini. 

Aneka terumbu karang dan biota laut yang bisa dipandang kasat mata dari permukaan, menjadikan Gili Labak tempat tujuan bagi penggemar snorkeling dan diving. Di beberapa spot tertentu, Gili Labak menyajikan pemandangan karang laut yang dihuni aneka biota laut berwarna- warni yang siap menyapa. Panorama alam dan bawah laut yang indah akan mengundang wisatawan membangun tenda yang menanti sunset yang eksotis di pulau ini.
Pasir Putih Gili Labak

Lokasi Gili Labak

Pulau Gili Labak masuk di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Akses

Ada banyak akses menuju ke Pulau Gili Labak :
  1. Dari Surabaya naiklah bus tujuan Madura dengan tujuan akhir Terminal Sumenep. Bus bisa melewati dua jalur, pertama melewati jembatan Suramadu dan kedua menggunakan kapal ferry di Pelabuhan Tanjung Perak dengan waktu tempuh yang lebih lama. Dari Terminal Sumenep, lanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Kalianget  dengan ojek atau angkot. Sesampainya di pelabuhan, sewalah perahu motor untuk mengantar ke Gili Labak. Ini adalah rute yang paling umum digunakan.
  2. Desa Lobuk merupakan rute terdekat menuju Gili Labak. Desa Lobuk berada di kecamatan Bluto, jika dari Surabaya berada sebelum kota Sumenep. Desa ini memiliki dermaga mini untuk tujuan Gili Raja dan Gili Genting. Di dermaga ini wisatawan bisa menyewa perahu.
  3. Kecamatan Saronggi  terletak setelah Kecamatan Bluto. Sampai di dermaga, banyak tersedia perahu yang siap membawa wisatawan ke Gili Labak. 
  4. Desa Kombang ada di Pulau Poteran. Jika dari Pelabuhan Kalianget, wisatawan akan menuju ke Pulau Poteran dan melewati jalur darat hingga di Desa Kombang. Setelah itu bisa memesan perahu dengan harga lebih murah menuju Gili Labak.
Menyewa perahu untuk ke Gili Labak cukup mahal, jadi lebih baik berangkatlah rombongan sekitar 8-10 orang.
Perlu diingat bahwa hanya Bus malam dari terminal Bungurasih yang perhentian akhir sampai di Pelabuhan Kalianget. Sedangkan Dari Pelabuhan Kalianget menuju Terminal Sumenep, angkutan ada saat malam hari, jadi gunakan ojek jika menuju terminal saat siang hari.

Fasilitas

Fasilitas di Gili Labak masih minim. Hanya tersedia warung-warung kecil dan air bersih cukup sulit didapat meski ada sekitar 35 kepala keluarga yang tinggal di pulau ini. Lebih baik membawa tenda dan logistik jika ingin bermalam di pulau Gili Labak.


Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Gili Labak Madura - Eksotisme Terpendam Pulau Garam"

Posting Komentar