Pulau Moyo - Menjelajah Icon Pariwisata Sumbawa

Pulau Moyo. Bersantai di pulau indah nan asri tentu idaman semua wisatawan, apalagi jika berasa seperti di pulau pribadi. Nusa Tenggara Barat menyajikan berbagai wisata menarik. Selain Pulau Satonda, ada juga Pulau Moyo. Pulau Moyo terkenal dengan keindahan alamnya dan juga wisata di dalamnya, salah satunya adalah Air Terjun Lady Diana.
Pulau Moyo
Pulau Moyo masuk di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Berada sekitar 2,5 kilometer di utara Pulau Sumbawa. 

Di Taman Wisata Alam Laut Pulau Moyo, ada 6 dusun yang berpenduduk yaitu Dusun Labuah Aji, Brang Rea, Sebotok, Brang Kua, Stema dan Patedong. Pulau Moyo adalah ikon pariwisata Sumbawa yang sangat terkenal hingga dunia Internasional karena keindahan alamnya.  

Pulau Moyo memiliki beragam aneka flora dan fauna. Hal yang menarik, dari 124 jenis burung di Sumbawa, 84 jenis diantaranya ada di Pulau Moyo. Selain pemandangan lautan berhias satwa-satwa langka, ada berbagai wisata lain seperti air terjun, gua dan sungai yang bisa ditelusuri.

Akses

Menuju Pulau Moyo memang tidak mudah, beriktu adalah akses ke Pulau Moyo :
  1. Dari Sumbawa : Di Pelabuhan Muara Kali, bisa menggunakan kapal rakyat yang berangkat sekitar jam 11.30 dan kembali ke Sumbawa esok hari jam 09.00 dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Selain itu bisa menggunakan perahu motor milik nelayan dengan tarif yang lebih mahal sesuai kesepakatan.
  2. Dari Mataram : Dari Mataram (transportasi darat) - Pelabuhan Kayangan (kapal fery) - Poto Nano (transportasi darat)   - Sumbawa Besar. Selanjutnya mengikuti rute yang pertama.
  3. Dari Bhandara Internasional Lombok : Menuju ke Bhandara Sultan Kaharuddin, Sumbawa dengan pesawat jenis Fokker 50 dan maskapai yang terbang setiap Selasa,Jumat dan Minggu dengan waktu sekitar 35 menit. Selanjutnya mengikuti rute yang pertama.
  4. Dari Ai Bari : Ai Bari berada 20 kilometer dari Sumbawa Besar. Dari Ai Bari bisa menggunakan speed boat sekitar 20 menit atau menggunakan kapal ketinting. 
  5. Yang lebih spesial, anda bisa menyewa kapal cepat milik swasta dengan waktu tempuh lebih cepat sekaligus bisa mengelilingi Pulau Moyo seharian penuh, namun tentu saja dengan biaya yang sangat mahal.
Untuk mengunjungi Pulau Moyo pilihlah waktu sekitar bulan Juli - Agustus karena pada bulan Desember - April, gelombang laut cukup besar. 

Pulau Moyo menyajikan berbagai tempat wista alam yang bisa dijelajahi. Berikut adalah wisata alam di Pulau Moyo :

1. Pantai Tanjung Pasir

Tanjung Pasir berada di sebelah selatan Pulau Moyo. Disini, pemandangan lautan dan gugusan perbukitan bisa dinikmati sambil menikmati hamparan pasir putih yang membentang. Air laut yang tenang dan beraneka ragam biota laut akan menarik minat anda untuk snorkeling
Tanjung Pasir

2. Pantai Ai Manis

Berbeda dengan Pantai Tanjung Pasir yang lebih tenang, Pantai Ai Manis menjadi spot snorkeling dan diving favorit karena keindahan bawah laut yang sangat menawan. Selain pemandangan yang menawan, di kawasan ini juga terdapat hutan tropis yang dihuni berbagai satwa. Kegiatan berpetualang seperti menyusuri hutan, hiking, camping bisa dinikmati disini.
Ai Manis

 3. Air Terjun Mata Jitu

Air Terjun Mata Jitu adalah sebuah air terjun mini yang ada di dalam hutan Pulau Moyo. Sebelum sampai ke air terjun, anda akan melewati perkebunan jambu mente dan hutan. Air Terjun Mata Jitu cukup unik berbentuk berundak dengan air berwarna kehijauan. Di sekitar air terjun terdapat 7 kolam dimana wisatawan tidak boleh mandi atau berenang.
Satu hal yang menarik, Air Terjun Mata Jitu pernah dikunjungi oleh Mick Jagger dan Lady Diana.
Air Terjun Mata Jitu

4. Poto Jarum

Poto jarum berarti Ujung Jarum, merupakan nama sebuah pantai di kawasan hutan lindung Pulau Moyo. Pantai ini bisa ditempuh dari Pantai Tanjung Pasir maupun Pantai Kencana dengan kisaran waktu 1 jam. Pantai ini sangat jernih dengan pasir putih yang bersih, untuk itu snorkeling dan sunbathing cocok dilakukan disini.
Poto Jarum

5. Brang Sedo

Brang Sedo adalah kawasan pantai alami di Pulau Moyo yang cocok untuk berkemah, snorkeling  maupun diving. Beningnya air laut akan memperlihatkan karang-karang di bawahnya. Air yang tenang dan pemandangan alam yang indah akan cocok untuk menghabiskan waktu di pantai ini.

6. Air Terjun Diwu Mbai

Air Terjun Diwu Mbaik berada di Dusun Brang Rea. Air Terjun dengan tinggi sekitar 3 meter ini cukup unik karena ada ayunan di atas air terjunnya. Anda bisa berayun-ayun kemudian melompat di air yang segar dan jernih. Dengan suasana alami dan dikelilingi pepohonan lebat, anda tidak akan bosan berada di air terjun Diwu Mbai ini

7. Takat Sagele

Berwisata ke lautan Pulau Moyo, ada Takat Sagele. Takat Segeke adalah sebuah gundukan bekas pecahan karang-karang pada jaman dahulu dimana terjadi pengeboman ikan di tempat ini. Karang yang rusak terdorong ombak dan tertahan oleh pasir sehingga menjadi gundukan menyerupai bukit kecil.
Takat Segele adalah salah satu spot snorkeling yang sangat menarik karena berbagai ikan berwarna-warni banyak menghiasi sekitar tempat ini.
Takat Segele bisa ditempuh dari Dusun Labuan Aji sekitar 20 menit dengan perahu.
Takat Sagele

8. Rajasua

Rajasua adalah salah satu spot diving di Pulau Moyo dan merupakan pantai yang sangat eksotis. Air yang bening kebiruan menampakkan keindahan biota laut di dalam yang akan mengundang siapapun untuk menyelami lautnya. Rajasua bisai ditempuh dari Tanjung Pasir sekitar 20 kenit dengan kapal motor.
Bawah Laut Pulau Moyo

Itulah 8 wisata yang bisa ditemukan di Pulau Moyo yang sangat menawan ini. Pulau Moyo menyediakan fasilitas resort yang sekelas bintang 5 dengan biaya yang cukup mahal. Anda bisa juga menginap di rumah penduduk dengan harga sesuai kesepakatan atau camping di tempat menarik yang anda suka. 

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Pulau Moyo - Menjelajah Icon Pariwisata Sumbawa"

Posting Komentar