Pantai Ratenggaro - Nuansa Alam Mistis Peninggalan Jaman Megalitikum

Pantai Ratenggaro. Nusa Tenggara identik dengan adat budaya yang masih kental. Selain wisata yang begitu menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri, berbagai wisata alam ada di Nusa Tenggara, salah satunya adalah Pantai Ratenggaro. Pantai Ratenggaro memang belum cukup popular di kalangan wisatawan. Namun penggemar sejarah tentu tertarik berkunjung dengan adanya kubur-kubur batu tua jaman Megalitikum di Pantai Ratenggaro Nusa Tenggara Timur ini.
Ratenggaro
Berwisata ke Pantai Ratenggaro, akan disuguhi wisata alam dan juga budaya. Pantai ini jarang tersentuh oleh wisatawan sehingga masih sangat tampak alami. Pantai Ratenggaro merupakan pertemuan muara sungai dengan laut. Pantai yang bersih,  tenang dan dikelilingi laut biru nan asri dan akan membuat suasana nyaman ketika mengunjungi pantai ini.

Suasana pantai yang menawan akan terasa magis dengan adanya kubur batu megalitik yang berjajar di sisi pantai dengan padang rumput yang indah. Jejeran kampung adat suku Kodi yang unik dengan atap menjulang hingga 15 meter yang nampak, akan membawa wisatawan serasa kembali ke masa silam. Selain menikmati keindahan alam, wisatawan bisa mempelajari sejarah, adat dan budaya Ratenggaro.  
 
Kubur Batu Megalitikum
Ratenggaro adalah nama sebuah kampung adat yang telah lenyap dan menyisakan kubur-kubur batu. Lokasi ini terkenal karena ditemukannya 304 kubur batu dengan 3 diantaranya yang unik. 3 kubur batu itu adalah kubur batu leluhur yang dulunya berukuran raksasa dan diseret dari kampung ke pantai melewati teluk yang dalam. Akibat abrasi, kampung adat Ratenggaro kini sudah dipindahkan di puncak dinding tebing di lengkungan muara Sungai Waiha. Meski kampungnya telah lenyap, Kawasan pantai Ratenggaro tetap meninggalkan daya magis dan menjadi wisata sejarah yang unik.
Perkampungan Adat dari Pantai

Lokasi

Pantai Ratenggaro berada di Desa Ratenggaro, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Berada sekitar 35 kilometer barat daya Tambolaka.

Akses

Dari pusat Kota Tambolaka bisa menggunakan jasa travel atau angkutan umum. Bus beroperasi setiap hari dan pilihlah bus dengan jalur Tambaloka – Kodi. Berhentilah di Bondo Kodi dan lanjutkan dengan ojek menuju ke Lokasi.

Fasilitas

Belum ada fasilitas yang bisa digunakan. Jika ingin menginap lebih baik di  Tambaloka saja. Sebaiknya membawa bekal sebelum berkunjung ke pantai ini karena sulitnya makanan saat berada di lokasi.

Share :

Facebook Twitter Google+

1 Response to "Pantai Ratenggaro - Nuansa Alam Mistis Peninggalan Jaman Megalitikum"